Sabtu, 20 Maret 2021

PENGERTIAN SISTEM KOMUNIKASI, RELASI KOMUNIKASI antar PERSONAL & KOMUNIKASI INTERPERSONAL

Pengertian  Sistem Komunikasi dan Sistem Jaringan

Sistem komunikasi merupakan suatu peralatan yang mampu digunakan untuk menghubungkan seseorang dengan orang lain yang terpisah jarak dan waktu. Sedangkan, yang dimaksud dengan sistem jaringan merupakan  system yang digunakan untuk menggabungkan dua jaringan atau lebih yang terdapat dalam jaringan komputer atau perangkat sehingga dapat bertukar maupun berbagi data.

Alat komunikasi yang digunakan dapat berupa dalam berbagai hal berikut :

1.    Informasi Audio

Adalah penyampaian informasi melalui atau berupa suara

2.    Informasi Visual

Penyampaian informasi berupa gambar

3.    Informasi Audio Visual

Penyampaian informasi berupa gabungan dari gambar dan suara

4.    Informasi Teks

Penyampaian informasi berupa teks atau tulisan

 

·         Membangun Komunikasi dan Relasi

Menurut KBBI, Relasi berarti hubungan; perhubungan; pertalian. Jika digambarkan relasi merupakan suatau tindakan untuk menjalin suatu hubungan dengan orang lain baik teman, keluarga, rekan atau yang lainnya.

Komunikasi yang baik dapat digunakan untuk membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Umumnya komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh satu sama lain saat melakukan kegiatan komunikasi.

Ciri-ciri komunikasi terbagi menjadi lima yaitu :

1.    Lisan dan tulisan

2.    Verbal dan non-verbal

3.    Atas, bawah dan samping

4.    Formal dan informal

5.    Satu arah dan dua arah

 

Menurut Harold D. Lasswell, seorang peletak dasar ilmu komunikasi menyebutkan terdapat tiga fungsi dasar manusia dalam berkomunikasi, yaitu hasrat manusia untuk mengontrol lingkungannya, upaya manusia untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan, dan upaya manusia untuk melakukan transformasi warisan sosialisasinya.

Ketiga fungsi tersebut menjadi patokan dasar bagi setiap individu dalam menjalin hubungan dengan sesama anggota masyarakat. Sehingga saat ini keberhasilan dan kegagalan seseorang dalam mencapai sesuatu yang diinginkan termasuk karir, banyak ditentukan oleh kemampuan berkomunikasi.[1]

 

·         Komunikasi Antarpersonal

Komunikasi antarpersonal lebih merujuk kepada bagaimanasuatu hubungan dimulai dan bagaimana mempertahankan suatu hubungan itu.

Terdapat empat bentuk komunikasi antarpersonal, yaitu :

·      Inescapeble

Komunikasi antarperonal tidak dapat dihindari. Artinya, setiap umat manusia pasti akan melakukan yang namanya komunikasi.

·      Irreversible

Komunikasi antarpersonal tidak dapat ditarik kembali. Artinya, segala sesuatu yang diucapkan kepada orang lain tidak dapat ditarik kembali, maka sebelum kita melakukan komunikasi harusnya dapat memilah apa yang akan kita sampaikan kepada lawan komunikasi.

·      Complicated

Komunikasi antarpesonal itu rumit karena melibatkan diri seorang yang harus dipersepsi baik oleh diri sendiri maupun orang lain.

·      Contextual

Komunikasi antarpersoal kontekstual seperti onteks psikologi, budaya, lingkungan dan konteks hubungan.

 

Komunikasi antarpersonal dilakukan dengan tujuan untuk memahami dan dipahami oleh orang lain dan juga ingin diterima oleh orang lain yang mungkin memperoleh sesuatu yang dapat dikerjakan secara bersam-sama.

 

·      Komunikasi Interpersonal

Secara kontekstual komunikasi antarpribadi digunakan sebagai alat komunikasi antara dua individu atau sedikit individu yang mana saling berinteraksi antar kedua belah pihak sehingga yang dikomunikasikan dapat dimengerti dan dilaksanakan.[2]

Judi C. Pearson (1983) menyebutkan bahwa ada 6 (enam) karakteristik yang menentukan kegiatan dapat disebut sebagai komunikasi antarpribadi yaitu:

 1. Komunikasi pribadi dimulai dari diri sendiri (self). Maksudnya, berbagai persepsi komunikasi yang menyangkut pengamatan dan pemahaman berangkat dari dalam diri kita, artinya dibatasi oleh siapa diri kita dan bagaimana pengalaman kita.

2. Komunikasi antarpribadi bersifat transaksional. Anggapan ini mengacu pada tindakan pihak-pihak yang berkomunikasi secara serempak menyampaikan dan menerima pesan.

 3. Komunikasi antarpribadi mencakup aspek-aspek isi pesan dan hubungan antarpribadi. Maksudnya komunikasi antarpribadi tidak hanya berkenaan dengan isi pesan yang dipertukarkan, tetapi juga melibatkan siapa patner komunikasi kita dan bagaimana hubungan kita dengan partner tersebut.

 4. Komunikasi antarpribadi mensyaratkan adanya kedekatan fisik antara pihak-pihak yang berkomunikasi.

5. Komunikasi antarpribadi melibatkan pihak-pihak yang saling tergantung satu dengan lainnya (interdependen) dalam proses komunikasi.

 6. Komunikasi antarpribadi tidak dapat diubah maupun diulang. Jika kita salah mengucapkan sesuatu kepada partner komunikasi kita, mungkin kita dapat meminta maaf dan diberi maaf, tetapi itu tidak berarti menghapus apa yang pernah kita ucapkan. Demikian pula kita tidak dapat mengulang suatu pernyataan dengan harapan untuk mendapatkan hasil yang sama, karena dalam proses komunikasi antar manusia, hal ini akan sangat tergantung dari respons partner komunikasi kita.[3]

 

·           Kegiatan dan Peran Media Relation

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh public relation yaitu :

1.      Press Conference

Hal yang dilakukan untuk klarifikasi atau memberikan informasi kepada pers yang akan disampaikan kepada khalayak.

2.      Press Briefing

Hal yang dilakukan oleh para pejabat perusahaan untuk memberikan informasi kepada jurnalis. Pada hal ini para pejabat memiliki visi dan misi serta akan mempromosikan program-program dari perusahaan kepada pers.

3.      Press Tour

Dalam hal ini jurnalis datang dan diajak berkeliling dalam perusaahaan.

4.      Press Release

Seorang Public Relation harus pandai membuat release

5.      Special Event

Diadakan saat perusahaan meluncurkan produk, perusahaan baruataupun acara perusahaan yang dilakukan tanpa memungut biaya.

6.      Press Luncheon

Mengundang jurnalis untuk makan siang bersama guna membuat koneksi anatara pemilik perusahaan dan pers

7.      Press Interview

Hal ini dilakukan oleh pejabat suatu perusahaan dengan pers untuk melakukan wawancara atau interview yang bersifat personal atau pribadi.

 

 

Daftar Rujukan

(Cangara, H. Hafied. Pengantar ilmu komunikasi edisi revisi. PT. Rajagrafindo Persada. 2009 https://www.academia.edu/download/58756905/Resensi_Buku_Pengantar_Ilmu_Komunikasi_Cangara.pdf diakses pada 19/03/2021)

(Daryono. KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PUSTAKAWAN DENGAN PEMUSTAKA DALAM MEMBERI LAYANAN JASA DI PERPUSTAKAAN. Jurnal Vol.1 No 33 Januari-Juni 2017 http://repository.unib.ac.id/16825/1/Komunikasi%20antar%20pribadi.pdf diakses pada 19/03/2021)

(Sendjaya, S. Djuarsa. Teori Komunikasi. Jakarta: Universitas Terbuka, 1994. http://repository.ut.ac.id/4413/3/SKOM4204-M1.pdf diakses pada 19/03/2021)

 

Sabtu, 13 Maret 2021

SOSIOLOGI KOMUNIKASI- PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP

*    PENGERTIAN SOSIOLOGI KOMUNIKASI


Menurut Soejono Soekanto, sosiologi komunikasi merupakan ke khususan sosiologi mempelajari interaksi sosial. Interaksi sosial merujuk pada suatu hubungan atau komunikasi yang menimbulkan proses saling pengaruh mempengaruhi antar para individu, individu dengan kelompok maupun antarkelompok, juga memilik kaitan publik speaking yaitu bagaimana seorang berbicara kepada publik.

Sosiologi komunikasi merupakan studi multidisipliner yang melibatkan beberapa cabang ilmu, terutama cabang ilmu komunikasi dan ilmu sosial. Hal ini bisa dilihat dari kajian komunikasi sosial yang secara umum membahas keterkaitan antara proses komunikasi dan proses sosial yang berlangsung dalam sistem sosial.[1] 

Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa sosiologi komunikasi yaitu ilmu yang mempelajari tentang ilmu komunikasi ditinjau dari segi sosiologis atau kemasyarakatan.

Para ahli mengemukakan bahwa komunikasi masyarakat yang menjadi titik tolak sosiologi komunikasi dijelaskan sebagai berikut :

a.       Komunikasi antarpribadi, yaitu komunikasi yang dilakukan oleh individu dengan individu lainnya

b.      Komunikasi kelompok, yaitu komunikasi yang dilakukan oleh beberapa orang dalam kelompok kecil.

c.       Komunikasi organisasi, yaitu lebih merujuk pada pola dan bentu komunikasi yang terjadi dalam konteks jaringan organisasi.

d.      Komunikasi sosial, yaitu bentuk komunikasi yang lebih intensif terjadi secara langsung antara komunikator dan komunikan sehingga komunikasi berlangsung dua arah.

 e.       Komunikasi massa, yaitu komunikasi yang berlangsung di tingkat masyarakat secara luas.[2]


*    ALIRAN PEMIKIRAN YANG MELAHIRKAN PARADIGMA SOSIOLOGI KOMUNIKASI

·         Struktural-Fungsional

Struktur-Fungsioal lebih mengarah ke Posotifistik atau lebih melihat kearah terukur bagaimana masyarakat dapat terukur. Dengan para tokoh sosiologi :

1.      Augeste Comte

2.      Emile Durkheim

3.      Tlcot Parson

4.      Robert K. Merton

·         Konflik-Kritis

Lebih kepada kritikel atau artinya lebih melihat fenomena komunikasi seperti suatau yang apaadanya. Artinya, ada kepentingan dibalik itu. Dengan para tokoh sosiologi :

1.      Karl Marx

2.      Jurgen Habermas

3.      John Dewey

 

*      KONSEP DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI KOMUNIKASI

Secara umum terdapat 6 ruang lingkup dalam sosiologi komunikasi yang dijelaskan sebagai berikut :

1.      Telematika dan Realitas

Segala interaksi atau komunikasi dapat berupa telematika dan realitas yang menyangkut persoalan teknologi media yang berpengaruh dengan perkembangan media masa.

2.      Efek Media

Perangkat kehidupan masyarakat yang awalnya bersifat agraris berubah menjadi kota.

3.      Norma Sosial Baru

Manusia mulai mengalami pola hidup yang mulai bergeser, sehingga masyarakat mengalami pergeseran norma sosial hingga menjadi norma baru.

4.      Cyber Community

Masyarakat mulai bergeser membentuk komunitas yang berteknologi atau berkomunikasi melalui media teknologi.

5.      Perubahan Sosial dan Komunikasi

Perubahan pada masyarakat yang mulai terasa, sehingga yang dekat merasa jauh dan yang jauh merasa dekat karena berkomunikasi melalui media masa.

6.      Hukum Bisnis Media

Faktor perubahan sosial dan komunikasi yang akhirnya menyebabkan munculnya hukum atau undang-undang IT.

Sedangkan menurut Burhan Bugin, terdapat 4 konsep sekaligus ruang lingkup sosiologi komunikasi, yaitu:

a.       Sosiologi

Secara khusus kata sosial bertujuan untuk mengartikan semua hal yang berhubungan dengan berbagai kejadian dalam masyarakat, yaitu persekutuan atau perkumpulan manusia dalam meraih tujuan dan memperbaiki kehidupan bersama.

Sosiologi sendiri adalah ilmu yang mempelajari masyarakat,interaksi dan prosesyang melestarikan dan mengubahnya.

b.      Masyarakat

Sekelompok manusia yang hidup berdampingan di suatu wilayah dan berhubungan saling timbal balik.

c.       Komunikasi

Media penyampaian pesan yang terdiri dari beberapa unsur yakni komunikator, pesan, media, komunikan dan efek.

d.      Teknologi Media Informasi

Media yang berupa online, cetak atau dari mulut ke mulut untuk menyampaikan suatu informasi. [3]


Daftar Pustaka

Sambas, SyukriadiSosiologi Komunikasi. Bandung : Pustaka Setia., 2015 https://perpustakaan.bnpb.go.id/bulian/index.php?p=show_detail&id=711   

M.A, Mahyuddin. Sosiologi Komunikasi: (Dinamika Relasi Sosial di dalam Era Virtualitas). Makassar:Penerbit Shofia.,2019. (5-6) https://www.google.com/books?hl=en&lr=&id=cijHDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=konsep+ruang+lingkup+sosiologi+komunikasi+menurut+burhan+bungin&ots=OT0PyodEa6&sig=QRdZyjjaDECmaF5CMgpR4VxnRV4

Bungin, Burhan. Sosiologi komunikasi: teori, paradigma dan diskursus teknologi komunikasi di masyarakat. Jakarta: Prenada Media Group, 2006.(27-31)


MODUL

KATA PENGANTAR Alhamdulillah penulis panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah swt yang senantiasamemberikan rahmat serta hidayahnya se...